OJK perketat pengawasan industri asuransi

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI) mencatat saat terdapat 729 orang pialang bersertifikat di Tanah Air.

Ketum APARI Bambang Suseno menjelaskan saat ini penyebaran pialang asuransi dan reasuransi di Tanah Air belum merata. Jumlah pialang yang ada ini harus melayani  sebanyak 203 perusahaan asuransi dan reasuransi.

 

"Sekarang ada 729 pialang bersertifikasi, jumlah perusahaan 203, jadi memang penyebarang pialang di industri asuransi dan reasuransi belum merata, ada yang perusahaan punya pialang berlebih, ada juga yang tidak," ujar Bambang, Kamis (20/2/2020).

Bambang menyebutkan pihaknya tengah melakukan pendataan ulang pialang yang masih aktif. Dengan langkah itu, akan tergambar peluang lini asuransi yang membutuhkan tambahan pialang bersertifikasi.

 

Saat ini APARI tengah beruapa meningkatkan kemampuan dan pemahaman tenaga pialang di Indonesia dengan membuka program mastering atau ahli pialang. Program keahlian ini menyasar segmen yang membutuhkan tenaga ahli yang banyak seperti asuransi marine, oil and gas, financial trade, hingga konstruksi.

"Tahun ini kami akan buka program mastering atau ahli pialang ini, karena kalau di luar sudah banyak sedangkan di Indonesia belum, ini juga dibutuhkan industri," ujarnya.

Adapun saat ini APARI telah mewisuda sebanyak 188 orang praktisi asuransi dan reasuransi, yang terdiri dari 72 Ahli Pialang Asuransi dan reasuransi Indonesia (APAI), 61 orang certified Indonesian insurance and reinsurance brokers (CIIB), 52 orang program khusus sertifikasi gelar profesi certified Indonesia Insurance and reinsurance brokers (PKSGP CIIB), dan 3 orang program penyetaraan gelar ANZIIF ke APARI.

Sumber :https:// https://finansial.bisnis.com/read/20200220/215/1204028/peluang-pialang-bersertifikasi-masih-membentang